Kumpulan Naskah Pidato Bekal Da'i Siap Tampil Part 2

WWW.SUARASASTRA.COM - Kawan-kawan yang budiman, pada kali ini penulis akan melanjutkan artikel yang sebelumnya yaitu kumpulan naskah pidato bekal da'i siap tampil. Berikut ini adalah kelanjutannya ya sob.

Kumpulan Naskah Pidato
Kumpulan Naskah Pidato Bekal Da'i Siap Tampil

TEKS PIDATO 3
CIRI UMAT NABI MUHAMMAD SAW

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Alloh swt, karena atas perkenan-Nya lah kita dapat hadir pada malam ini.

Hadirin maa'sirol muslimin Rohimakumullah

Selanjutnya mari kita simak ayat Allah SWT. yang telah saya bacakan tadi. Bahwasanya inti sari dari rangkaian ayat tersebut tiada lain adalah anjurari atau ajakan agar kita sebagai umat Islam yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya mau mengajak umat untuk menuju ke jalan yang diridhoi Allah SWT. Ayat ini dimulai dengan kalimat fi'il amar almaf,ulul mahduf Entah apa maful kesananya, yang jelas ditafsirkan oleh Imam Jalaluddin As-Suyuti. Jadi kalimat ini termasuk kalimat ghoer muayyan, tidak dikhususkan khitabnya. Artinya siapa saja yang mengaku dirinya manusia beriman dan bertaqwa kepada Allah, diseru oleh Rabbul'Alamin untuk senantiasa mau dan gigih dalam menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar.

Pada kesempatan ini insya Allah saya akan mencoba mengutarakan satu penomena yang sangat penting, saya ingin mengajak kepada hadirin ikhwanul muslimi sekalian. Marilah kita semua untuk berusaha mengembalikan tiga hal yang hampir hilang pada diri kita selaku umat Islam. Apa saja itu hadirin jangan sambil melotot dong!....

Yang pertama KAERA....

Tidak sedikit umat Islam kita sekarang yang hilang kemaluannya, eh. maksud saya hilang rasa malu atau muru'ahnya. Wanita tidak segan lagi mempertontonkan auratnya di depan laki-laki yang bukan muhrim... wah pokoknya balatak hadirin, apa lagi yang namanya pakaian ABG ala barat masya Allah...

Bermacam-macam bentuk, bermacam-macam mode. Ada yang disebut "you can see lek mong". Apaan tuh hadirin?

Yah artinya kau dapat melihat kelek yang ketembong, sekarangkan banyak Ada SEKWILDA alias Sekitar Wilayah Dada sekali bagian-bagian yang ketembongnya.

Ada BUPATI, alias Buka Paha Tinggi-tinggi.

Ada lagi DAJJAL, yaitu Katemborg Dada dan Bujal

Apalagi hadirin, tipe-tipe pakaian yang seperti ini dipakai para gadis ABG yang menggiurkan nafsu juga dengan berbagai macam tipe, ada yang disebut

Cewek Paris Dakkar yaitu Paras Manis Dada Mekar

Ada lagi KUTILANG DADA, alias Kurus Tinggi Langsing Dada Rata Ada lagi PURNEKEL alias Pendek Busckel

Bahkan BMW, yaitu Bahenol Montok Wow Keren

Wah pokokna mah pikabitacun... kayanya mah hadirin pak ustadz juga, lihat yang kayak gitu mah kayaknya batuk-batuk.

Oleh sebab itu, yuk kita sama-sama menyadari akan hal ini dan berusaha mengembalikan rasa malu kita karena orang-orang yang tidak punya malu mereka termasuk orang-orang yang kurang imannya, sebab kata Nabi saw yang artinya

"malu itu adalah sebahagian daripada Iman". Itu yang pertama

Yang kedua, KAELING

Manusia di era globalisasi dan goblogisasi sekarang ini sudah banyak sekali yang hilang ingatannya (teu eling), kepada Allah dan hari Akherat. Mereka terlena kehidupan dunia, super sibuk menumpuk-numpuk harta, mencari jabatan dan kedudukan, banting kanan banting kiri, jungkir kanan jungkir kiri, tunggul ditarung catang di ruinpak, oray bedul di opi, sehingga saking sibuknya mereka lupa tidak mau shalat, tidak mau puasa apalagi ibadah yang lain.Contoh kecil saja, ketika muadzin menyeru di mesjid, Eh cuex-cuex saja, yang mencangkul terus mencangkul, sopir terus melaju, rapat terus berjaian bahkan kadang-kadang baru maghrib baru selesai, inlai vang saya maksud dengan orang yang hilang ingatan itu.

Mudah-mudahan para hadirin, kita semua tidak termasuk didalamnya, asalkan kita mau mengingat Allah, dzikir kepada-Nya dengan lisan cara dzikir itu pun, juga yang paling penting dzikir dengan hati yang selalu dinyatakan dalam wujud taat, patuh dan berbakti kepada Allah SWT. Janjinya dalam Al-Qur'an: Ikhlas adalah aspek yang paling penting dalam seluruh langkah kehidupan kita. karena amal ibadah sebesar apapun tanpa dibarengi dengan keikhlasan semata mata karena Allah adalah nol besar nilainya dihadapan Allah, termasuk orang

Yang ketiga KAIKHLAS

alim sekalipun, kata Nabi saw.

"seluruh manusia celaka kecuali orang yang berilmu, orang yang berilmu pun celaka, kecuali orang yang pandai beramal akan ilmunya, orang yang beramal dengan ilmunya juga akan celaka, kecuali itu semua dilakukan dengan dasar keikhlasan".

Apa hadirin?... ikhlaaaaaaaas

Diantara belajar ikhlas itu adalah dengan cara melupakan segala kebaikan yang kita perbuat, sadaqah misalnya, cobalah berusaha agar saadaqah kita dikeluarkan ibarat kita mengeluarkan berak di wc, kita tidak pernah mengingat-ingatnya kembali, bahkan meliriknya pun tidak mau kusabab bau... Apalagi mengambilnya kembali....

Barang kali disini ada yang suka mengambilnya kembali si kuning di wc, ada

nggak nih...? Kan ogah teu hayang teuing siga nu gelo

Oleh karena itu, apa pun kebaikan yang kita perbuat itu kita lakukan tiada lain hanyalah untuk mencapai mardhotillah.

Akhirnya mudah-mudahan kila semua yang hadir disini termasuk orang-orang yang mau belajar Ikhlas dalam segala amal ibadah kita amiin!

Rupanya saya cukupkan sekian dulu uraian dari saya, mudah-mudahan ada manfaatnya, bobo sapanon carang sapakan neda agung cukup lumur jembar hampura anu kateda.

Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

 

TEKS PIDATO  4
IBADAH DENGAN ILMU

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Hadirin Wal Hadirah Rohimakumullah...

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Alloh swt, karna berkat rahmat dan hidayahnya kita dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat dan sejahtera.

Shalawat serta salam tetap tercurah kepada junjungan nabi besar Muhammad saw, yang telah membawa kita dari zaman jahiliyyah ke zaman yang aman dan tentram.

Hadirin pencinta ilmu Allah yang mulia.

Kita hidup di alam dunia ini memang merupakan suatu perjuangan sebagaimana pepatah mengatakan:

Hidup adalah perjuangan Perjuangan butuh pengorbanan Berani hidup berani berjuang Berani berjuang rela berkorban ak mau berjuang selesai saja hidup Takut berkorban jangan berjuang.

Rekan-rekan yang ada di sini berdasarkan penjelasan tadi, jika saya disuruh memilih, saya akan memilih sukses tapi tidak pintar. sebagai manusia kita harus sanggup dan mampu untuk bergelut dengan kemelut kehidupan yang teramat ganas ini, dan untuk itulah kita butuh modal dan bekal kita isi dan bekali diri kita, kita perkokoh jiwa dan raga kita, kita matangkan benak hati kita, tiada lain dan tiada bukan hanya dengan ilmu. Jangan jauh-jauh hadirin, ibadah saja kalau tanpa memakai ilmu itu tidak ada artinya. Pandangan Allah SWT. Yang artinya

"saha jalma-saha jalma ibadah teu jeung ilmuna amalna teh-amalna teh ditolak teu ditarima" demikian kata Syaikh Ibnu Ruslan dalam kitabnya Jubdah.

Oleh karena itu apalah artinya hidup kita kalau tidak punya ilmu, apalah artinya amal ibadah kita kalau tanpa ilmu, walaupun jidat kita sampai dempak pahili jeung bujur monyet akibat kita terus shalat, tapi kalau shalatnya tidak pakai ilmu Waliahu 'A'lam apa jadinya shalat kita.

Oleh karena itu menuntut ilmu adalah wajib hukumnya sebagaimana kata baginda Rasul saw

wajib 5 menuntut ilmu, wanita wajib menuntut ilmu, anak-anak apa lagi, kakek dan nenek-nenek pun masih wajib menuntut ilmu, sampai kapan hadirin?! Dari mula ngaberojol dari kepunyaan mamah sampai ngabebes nyang hulu ngaler, nangkarak bacud di liang lahat. Dari mulai di ass campai di pais Dari mulai dibedong sampai nyarung kedong. Intinya selama hanyat dikandung badan kita wajib menuntut ilmu untuk menerangi roda kehidupan kita.

Hadirin Rahimakumullah Kalau kita tahu dan paham betapa Allah sangat memuliakan orang yang memiliki ilmu, pernah suatu saat ketika Rasulullah hendak masuk ke dalam sebuah mesjid, beliau melihat iblis sedang diam di pintu mesjid, lalu Rasulullah menegur iblis itu                            Kata Nabi: "Hai apa yang kau kerjakan disana?"

Iblis menjawab: "wahai Rasul gue pingin masuk kedalam mesjid ini untuk, mengganggu dan merusak orang yang sedang shalat itu tapi gue rogu. gue takut sama orang yang sedang tiduran itu”.

Kata Nabi: "kenapa kau takut sama yang tidur dan tidak takut sama yang shalat itu, padahal dia sedang ibadah dan munajat kepada Allah SWT.?" Dengan lantang iblis menjawab: "Dia kan orang bodoh tidak punya ilmu jadi mudah sekali bagiku mengganggunya, tapi yang sedang tiduran itu dia orang yang berilmu, mengerti agama, jadi gue takut kalau dia bangun nanti dia berdoa untuk mengusir gue".

Disinilah saudara-saudara keluar perkataan Rasulullah saw

"tidunya orang yang berilmu lebih utama daripada ibadahnya orang jahil yang tidak memakai ilmu" alangkah hebatnya hadirin, maka pantas kalau Allah janjikan dalam Al-Quran  yang terbingkai indah dalam surat Al-Mujadalah ayat 11:

"Derajat orang yang beriman dan yang mempunyai ilmu akan diangkat oleh Aloh SWT. dengan beberapa derajat lahir batin, dunia dan akherat. Mudah-mudahan saja hadirin, hati kita dibukakan oleh Alloh untuk senantiasa mau menggali ilmu dunia, terlebih lagi ilmu akherat dan mengamalkannya demi kemaslahatan dan kemanfaatan umat, dalam menegakkan agama Alloh yang agung.

"Barangsiapa yang mengambah suatu jalan dalam rangka menuntut ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke sorga".

Pesan saya yang terakhir:

Rajin-rajinlah minum jamu

Agar kuat urat-urat

Rajin-rajinlah menuntut ilmu

Agar selamat dunia akherat

Akhirul kalam, terima kasih atas segala perhatian dan mohon maaf atas segala kekurangan saya akhiri dengan do'a:

"Yaa Allah, Tuhan kami berikanlah kepada kami tambahan ilmu yang bermanfaat dan anhugerahkanlah kepada kami kepahaman yang luas".

Amiiin Yaa Rabbal Alamiin

Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh


Sekian dan Terimakasih
Jangan lupa di share ya kawan-kawan